Kreator butuh musik untuk kontennya. Backsound untuk video, jingle untuk brand, atau lagu pembuka untuk podcast. Masalahnya, tools musik AI yang populer umumnya berlangganan bulanan, dan lagu yang dihasilkan tersimpan di server mereka.
YuE2 Studio menawarkan jalan yang berbeda. Ini adalah aplikasi desktop gratis untuk membuat lagu AI lengkap dengan vokal, yang berjalan di GPU komputer sendiri. Tidak ada langganan, dan hasil karyanya tersimpan sebagai file di komputermu. Artikel ini disusun dari dokumentasi resmi YuE2 Studio yang diperiksa pada 26 Oktober 2026, bukan dari pengujian langsung karena aplikasinya hanya berjalan di Windows.
Apa Itu YuE2 Studio dan Kenapa Cara Kerjanya Beda
YuE2 Studio adalah studio desktop untuk YuE2, model lagu terbuka dari M-A-P. Cara kerjanya tidak seperti generator musik yang langsung mengeluarkan audio jadi. Model ini menulis skor dulu sebelum bernyanyi. Kamu menulis gaya musik dan lirik, lalu model mengarang melodi dan chord dalam bentuk partitur, kemudian menyanyikannya menjadi lagu penuh bervokal.
Urutan ini penting karena skornya kembali bersamamu. Kamu bisa membaca partitur lagu yang dibuat, mengedit not, tempo, atau key-nya, lalu merender ulang komposisi yang sama dengan suara yang berbeda. Komposisinya tetap, penampilannya berubah. Ada juga mode melody-only, mode tanpa skor, dan mode menulis skor dulu agar komposisi bisa diperbaiki sebelum dinyanyikan.
Dari sisi teknis, YuE2 Studio adalah satu executable. Tidak perlu install Python, Node.js, atau launcher tambahan. Mesinnya dibangun di atas yue2.cpp, port C++ dan CUDA dari YuE2, sedangkan studionya sendiri memakai Rust dan React dalam jendela Tauri. Proyek ini open source dan aktif, dan versi terbaru saat artikel ini ditulis adalah 3.7.0.

Fitur yang Paling Kepakai Buat Kreator
Lagu yang dihasilkan bisa berdurasi sampai 10 menit, jadi bukan hanya potongan pendek untuk intro. Sebanyak 110 contoh gaya, lirik, dan skor bawaan bisa dimuat sekali klik untuk dipelajari sebelum menulis dari nol.
SheetSage2 adalah komponen transkripsi di dalam studio. Ia mendengarkan sebuah rekaman, menulis melodinya sebagai skor, lalu YuE2 menyanyikan melodi itu dengan gayamu.
Lirik baru harus cocok jumlah sukunya baris per baris dengan melodi aslinya, karena kalau tidak, nyanyiannya akan meleset dari nada. Lirik asli lagu tersebut adalah yang paling aman.
Buat yang mengolah audio lebih jauh, tersedia pemisahan 6 stem di GPU, yaitu drum, bass, other, vokal, gitar, dan piano. Ada juga karaoke per kata dalam format LRC yang diselaraskan oleh Parakeet atau Whisper, konversi audio menjadi MIDI multi-instrumen, dan editor MIDI berbentuk piano roll.
Pertama, dukungan LoRA dan LoKr untuk separuh komposisi maupun separuh suara, plus opsi melatih LoRA sendiri dari folder lagu. Kedua, video musik yang dirender lokal ke MP4 dalam format 16:9, 9:16, atau 1:1, lengkap dengan lirik karaoke.
Studio ini juga menyediakan server MCP dengan 162 tools, sehingga AI agent seperti Claude Code bisa mengendalikan studio dari luar. Buat yang butuh narasi, bukan lagu, panduan voiceover AI kami membahas jalur yang berbeda.
Yang Baru di Versi 3.7.0
Pemisahan vokal kini punya opsi Mel-Band RoFormer, yang memisahkan vokal dan instrumental lebih bersih. HT-Demucs tetap menjadi default untuk enam stem.
Fitur “sing again with new words” memungkinkan satu lagu dinyanyikan ulang dengan lirik baru memakai skor dan seed yang sama, dan studio akan menandai baris yang jumlah sukunya berubah dari lirik lama. Ada juga sakelar instrumental-only yang mengubah vokal dalam skor menjadi jeda sebelum dinyanyikan, pengaturan fade in dan fade out dalam hitungan detik, serta opsi menambahkan LoRA langsung dari folder sendiri tanpa menyalin file.
Syarat Sistem: Gratis, Tapi Bukan untuk Semua Laptop
YuE2 Studio gratis dan tanpa langganan, tetapi “gratis” di sini berarti gratis dari sisi biaya lisensi, bukan gratis dari sisi perangkat. Syarat utamanya adalah PC Windows 10 atau 11 64-bit dengan GPU NVIDIA yang punya VRAM 6 GB atau lebih, mulai dari seri GTX 900 ke atas, lewat jalur CUDA. Inilah jalur yang paling teruji menurut authornya.
Ukuran download model tergantung set yang dipilih studio sesuai kartu grafismu. Set Full untuk VRAM 12 GB ke atas berukuran 9,9 GB, set Quality untuk 8 GB ke atas berukuran 5,1 GB, set Balanced untuk 7 GB ke atas berukuran 4,3 GB, dan set Light untuk 5,5 GB ke atas berukuran 4,0 GB. Siapkan juga ruang disk 4 sampai 10 GB untuk satu set model.

Kartu AMD dan Intel lewat Vulkan berstatus eksperimental. Authornya sendiri mencatat, di grafis terintegrasi Radeon, vokalnya keluar tidak jelas, sementara kartu discrete AMD dan Intel belum dites.
Paket Linux berupa .deb dan AppImage juga eksperimental, yang belum dites authornya di desktop Linux sungguhan. Di macOS, tidak ada engine dalam kemasan, jadi engine harus di-build dari source. Tanpa GPU sama sekali, engine akan memakai prosesor, tapi jauh lebih lambat. Kalau laptopmu tidak memenuhi syarat ini, YuE2 Studio bukan pilihan yang tepat untuk saat ini.
Cara Install YuE2 Studio di Windows
Langkah-langkah berikut dirangkum dari dokumentasi resmi, bukan dari pengujian kami. Pertama, buka repositori resmi di GitHub timoncool/YuE2-Studio dan unduh installer Windows 64-bit atau arsip portable. Installer punya pembaruan otomatis, sedangkan versi portable cukup diekstrak lalu dijalankan.
Kedua, saat pertama dibuka, layar awal sudah memilih set model yang sesuai dengan kartu grafismu. Tekan tombol download dan tunggu sampai selesai.
Ketiga, tulis gaya musik dan lirikmu, atau muat salah satu dari 110 contoh bawaan, lalu tekan Create. Engine akan berjalan sendiri dan lagu yang jadi akan mendarat di library beserta skornya. Sebagai gambaran input, gaya “pop akustik santai, tempo sedang” sudah cukup. Installer juga membutuhkan WebView2.

Lisensi Lagunya: Boleh Dimonetisasi, dengan Catatan
Studionya sendiri berlisensi MIT, begitu juga yue2.cpp. Tetapi bobot modelnya tidak ikut MIT. Bobot YuE2-3B dan VAE memakai lisensi CC BY-NC 4.0 dengan izin kreator individu, yang diperbarui pada 16 September 2026.
Isi izin itu menguntungkan kreator perorangan. Pengguna pribadi, content creator, dan musisi yang bertindak atas nama sendiri boleh memakai bobot model secara gratis dan mempublikasikan, menjual, melisensikan, atau memonetisasi lagu buatannya, selama penggunaannya tidak ilegal, berbahaya, atau menipu. Perusahaan yang ingin memakai bobot model secara komersial perlu lisensi terpisah dari authornya. Dua komponen lain, yaitu SheetSage2 dan decoder companion, memakai CC BY-NC 4.0 tanpa izin kreator individu tersebut.
Artinya, kreator solo yang memakai lagu buatan YuE2 Studio untuk konten yang dimonetisasi punya ruang dari lisensi ini. Tetapi kalau kamu bekerja atas nama perusahaan, urusannya berbeda dan perlu lisensi tersendiri. Sebelum memakai lagu apa pun di video affiliate, baca juga panduan memilih musik aman agar tidak berurusan dengan klaim di kemudian hari.
Batasan yang Harus Kamu Tahu Sebelum Install
Batasan pertama adalah bahasa. README resmi tidak mencantumkan daftar bahasa yang dinyanyikan model, dan antarmuka studionya hanya tersedia dalam bahasa Inggris, Rusia, Mandarin, Jepang, dan Korea. Dukungan lirik Bahasa Indonesia belum terverifikasi.
Sampai ada bukti pengujian, jangan mengasumsikan lirik Indonesia akan dinyanyikan dengan benar. Jalur amannya adalah lagu instrumental atau lirik Inggris sambil menunggu pengujian lebih lanjut.
Batasan kedua adalah telemetri. Pada layar setup pertama, kotak “Send anonymous usage statistics” aktif secara default.
Yang dikirim adalah data teknis, yaitu id install acak, versi studio, nama dan versi OS, bahasa jendela, vendor GPU beserta kisaran VRAM, jumlah lagu per hari, dan alasan gagal yang sudah dibersihkan dari nama dan path. Alasan gagal disimpan server selama 30 hari. Lirik, prompt, audio, nama file, dan data pribadi tidak pernah dikirim. Kamu bisa mematikan pengiriman ini di Settings, bagian Anonymous statistics, atau lewat environment variable DO_NOT_TRACK=1 atau STUDIO_TELEMETRY=0.
Batasan ketiga adalah ekspektasi performa. Klaim kecepatan render yang beredar berasal dari author, bukan dari pengujian kami, jadi jangan menjadikannya patokan. Tanpa GPU NVIDIA yang memadai, prosesnya jauh lebih lambat, dan di kartu AMD atau Intel hasilnya belum tentu sebagus di NVIDIA.
Cocok untuk Siapa, dan Kapan Sebaiknya Skip
YuE2 Studio paling cocok untuk kreator yang punya PC Windows dengan GPU NVIDIA VRAM 6 GB ke atas, ingin membuat lagu orisinal tanpa langganan, dan nyaman mengutak-atik aplikasi desktop. Nilai terbesarnya ada pada kontrol skor yang bisa diedit dan lisensi kreator individu yang membolehkan monetisasi perorangan.
Sebaliknya, skip dulu kalau perangkatmu Mac atau laptop tanpa GPU diskrit, kalau kamu butuh lirik Bahasa Indonesia yang sudah terbukti, atau kalau kamu mencari tools berbasis web. Untuk kebutuhan yang lebih ringan, daftar tools AI gratis untuk content creator bisa menjadi pembanding sebelum memutuskan.

Mulai dari Mana
Kalau spek PC-mu memenuhi syarat, langkah paling masuk akal adalah mengunduh installer dari halaman rilis resmi versi 3.7.0, memilih set model sesuai VRAM, dan membuat satu lagu pendek dari contoh bawaan. Dari situ kamu bisa menilai apakah alur kerjanya cocok dengan kontenmu.
YuE2 Studio bukan tools ajaib yang menghapus semua biaya bermusik. Ia menukar biaya langganan dengan syarat perangkat dan sedikit kesabaran teknis. Buat kreator yang perangkatnya sudah memenuhi syarat, pertukaran itu sangat menguntungkan. Buat yang belum, tools berbasis web untuk sementara adalah keputusan yang lebih jujur.
Sumber resmi artikel ini: repositori GitHub timoncool/YuE2-Studio dan halaman rilis versi 3.7.0, diperiksa 26 Oktober 2026. Semua tautan di sini adalah tautan resmi, bukan affiliate.

