Lihat sebuah fitur di aplikasi lalu bertanya-tanya bagaimana cara kerjanya sampai ke level binary. Itulah janji Reverse Engineer Anything, yang biasa disingkat REA. Tagline resminya berbunyi, “See a feature you like. Understand how it works, down to the binary level.”

Artikel ini tidak mengulang definisi REA atau panduan install. Fokusnya ada pada repo GitHub resmi REA, apa saja isi repo itu, dan bagaimana MCP serta Skill AI-nya dipakai. Kalau kamu belum kenal REA, baca dulu penjelasan apa itu REA. Kalau tinggal butuh langkah install, panduan lengkapnya ada di cara install REA.

Artikel ini disusun berdasarkan dokumentasi resmi REA, bukan dari hasil pengujian langsung oleh penulis. Semua angka di bawah ini dicatat dengan tanggal pemeriksaan 3 November 2026.

Screenshot halaman README resmi REA di repo GitHub morluto/rea
Halaman README resmi REA di repo morluto/rea. Screenshot asli, diakses 3 November 2026.

Repo Resmi REA: morluto/rea

Repo resmi proyek reverse engineer anything rea ada di github.com/morluto/rea. Deskripsi resminya berbunyi “Reverse engineer anything with agents, from app behavior down to native binaries”. Artinya REA bekerja bersama AI agent untuk membedah aplikasi, mulai dari perilaku aplikasi yang terlihat sampai ke native binary di baliknya.

Per 3 November 2026, data dari GitHub API mencatat repo ini punya 423.448 stars dan terakhir diperbarui pada 3 November 2026. Homepage yang tercantum adalah rea.tools, dan di antara 20 topik yang tercatat di repo ini ada agent-skills, mcp, cli, dan claude-code. Empat topik itu sudah memberi gambaran isi repo: REA adalah CLI, memakai MCP, dan menyediakan skill untuk AI agent seperti Claude Code.

Repo ini juga yang dimaksud saat orang menyebut reverse engineer anything repo. Kalau kamu mencari repo ini di Google dengan kata kunci seperti ‘REA GitHub’, repo yang kamu cari adalah morluto/rea.

README repo ini juga tersedia dalam 21 bahasa atau lebih, termasuk Bahasa Indonesia di docs/readme/README_id.md. README juga menampilkan beberapa badge, antara lain paket npm rea-agents versi 6.8.0, katalog MCP tool, badge Skills 23.9K, lisensi MIT, badge Discord yang menunjukkan 6 ribu anggota online, dan predikat nomor satu Repository Of The Day di GitHub Trending.

Lisensi MIT memperbolehkan pemakaian, penyalinan, dan modifikasi dengan syarat yang ringan. Tapi lisensi yang longgar bukan berarti semua salinan repo bisa dipercaya. Bagian akhir artikel ini membahas cara memastikan REA yang kamu pakai berasal dari sumber resmi.

Cara Setup REA dari Repo

Cara install resmi REA cukup satu perintah, yaitu npx rea-agents setup. Situs rea.tools menuliskannya sebagai npx rea-agents@latest setup, yang memastikan kamu memakai versi terbaru. Perintah ini menjalankan setup yang menambahkan MCP server dan instruksi workflow ke agen yang kamu pakai.

Setup ini juga membackup konfigurasi lama sebelum mengubah apa pun. Setelah setup selesai, agen perlu di-restart supaya konfigurasi baru terbaca. Detail langkah demi langkah, termasuk pemeriksaan dengan rea doctor, sudah dibahas tuntas di panduan install REA, jadi bagian ini tidak mengulanginya.

Agen yang didukung antara lain Claude Code, Codex, Cursor, Gemini CLI, dan Grok Build, ditambah agen lain yang kompatibel dengan MCP. Syarat sistemnya adalah Node.js versi 22.x (minimal 22.23.4), 24.x (minimal 24.22.1), atau 26.12.1 ke atas, plus npm.

Diagram alur memakai REA: mulai dari repo GitHub morluto/rea, jalankan setup, lalu tanyakan satu fitur ke AI agent
Alur singkat memakai REA. Mulai dari repo resmi, jalankan setup, lalu tanyakan satu fitur ke AI agent.

MCP REA: Satu MCP untuk Reverse Engineering

REA adalah contoh reverse engineering yang dikerjakan bersama AI agent, dan MCP adalah jembatan yang memungkinkannya. MCP adalah singkatan dari Model Context Protocol, yaitu cara standar supaya AI agent bisa memanggil tools dari luar. Tanpa MCP, agen hanya bisa menjawab dari apa yang ia ketahui. Dengan MCP, agen bisa menjalankan perintah, membaca file, dan memakai tools khusus.

Tagline resminya berbunyi “One MCP for reverse engineering across binaries, applications, and runtime behavior”. Inilah yang dimaksud dengan MCP REA. Satu MCP ini menjadi jembatan antara agen yang kamu ajak bicara dan tools analisis di balik layar. Kamu bertanya dalam bahasa sehari-hari, agen menerjemahkan pertanyaan itu menjadi pemanggilan tools yang tepat, lalu menjelaskan hasilnya kembali dalam bahasa yang mudah dipahami.

Contoh alurnya begini. Kamu bertanya kenapa sebuah tombol di aplikasi berperilaku tertentu. Agen memeriksa program saat aplikasi itu berjalan, menelusuri kode yang relevan, lalu menjelaskan temuannya dan membantumu membangun ulang fitur tersebut. Tiga langkah ini adalah cara kerja yang dijelaskan di rea.tools.

Karena MCP ini terpasang di level agen, kamu tidak perlu mempelajari setiap tools analisis satu per satu. Agen yang memilih tools mana yang dipakai berdasarkan pertanyaanmu.

Diagram cara MCP REA menjembatani AI agent dan tools analisis: pertanyaan pengguna diteruskan agen ke MCP lalu ke tools, hasilnya kembali sebagai penjelasan
MCP REA menjadi jembatan. Agen menerima pertanyaanmu, memanggil tools lewat MCP, lalu menjelaskan hasilnya.

Skill AI REA: Instruksi Siap Pakai untuk Agen

Selain MCP, REA juga menyediakan Skill AI, atau yang sering disebut Skill AI REA. Skill di sini bukan plugin biasa, melainkan sekumpulan instruksi dan workflow yang memberi tahu agen bagaimana melakukan reverse engineering dengan benar. Kalau MCP adalah tangannya, skill adalah panduan kerjanya.

Skill ini yang membuat agen tahu langkah apa yang harus dilakukan saat kamu meminta analisis, misalnya memeriksa binary dulu atau perilaku runtime dulu, dan tools apa yang cocok untuk jenis file tertentu.

Topik agent-skills di repo resmi menunjukkan skill adalah bagian penting dari proyek ini, dan badge README yang menampilkan Skills 23.9K juga menyorotnya. Saat setup dijalankan, instruksi workflow ini ikut ditambahkan ke agen bersama MCP server, sehingga keduanya bekerja sebagai satu paket.

Buat pengguna, artinya kamu tidak perlu menulis prompt panjang setiap kali ingin membedah sesuatu. Cukup ajukan pertanyaan tentang satu fitur, dan skill yang sudah terpasang akan memandu agen menjalankan workflow yang benar.

Apa Saja yang Bisa Dianalisis Reverse Engineer Anything (REA)

Berikut pilihan target analisis yang paling relevan, dirangkum dari README resmi. Daftar lengkapnya ada di repo.

Untuk aplikasi dan binary, REA bisa menganalisis aplikasi desktop, native binary lengkap dengan pseudocode, assembly, strings, dan symbols, binary Go, binary Rust, aplikasi .NET, dan WebAssembly atau WASM. Untuk game dan media interaktif, ada dukungan untuk IL2CPP Unity dan Godot PCK. Untuk web dan mobile, REA bisa menangani JavaScript dan Electron, website, network capture dalam format HAR dan SAZ, serta Android APK.

Yang menarik, REA juga bisa menganalisis artefak model AI dalam format GGUF dan safetensors, database SQLite, dan EVM bytecode. Cakupannya memang luas, dan setiap jenis target memakai tools yang berbeda di balik layar. Di sinilah peran MCP dan skill terasa. Kamu tidak perlu menghafal tools mana untuk file apa, karena agen yang memilihkannya.

Cakupan yang luas ini juga berarti kedalaman analisis tidak selalu sama. Binary yang punya symbols lebih mudah dibedah daripada binary yang sudah di-strip, dan aplikasi Electron umumnya lebih mudah ditelusuri daripada native binary yang sudah dioptimasi.

Diagram kelompok target analisis REA: aplikasi dan binary, game, web dan mobile, serta data dan model AI
Target analisis REA dikelompokkan jadi empat: aplikasi dan binary, game, web dan mobile, serta data dan model AI.

Contoh Nyata dari Showcase Resmi

Repo dan situs resmi REA menampilkan beberapa showcase yang menunjukkan cara kerja tools ini. Contohnya adalah DX-Ball, game klasik yang dibedah untuk memahami cara kerjanya. Ada juga Notion, dengan contoh Electron clipboard bridge, yang menunjukkan REA dipakai untuk menelusuri jembatan clipboard di aplikasi Electron.

Contoh lain adalah TH04 dan game Dinosaur. Satu contoh yang mudah dipahami datang dari rea.tools, yaitu Kalkulator, yang menjelaskan kenapa 200 tambah 10 persen menghasilkan 220. Perilaku kecil yang terlihat aneh di permukaan bisa ditelusuri sampai ke logika di baliknya.

Jadikan showcase ini titik awal belajar. Pilih satu contoh yang paling dekat dengan kebutuhanmu, lalu ajukan pertanyaan serupa ke agenmu tentang aplikasi yang sedang kamu pelajari, mulai dari satu fitur yang kecil dan spesifik.

Checklist Sebelum Install dan Cara Memastikan REA Asli

Popularitas REA membawa satu risiko, yaitu munculnya repo tiruan. Peringatan resminya jelas. Ambil REA hanya dari morluto/rea, rea.tools, atau paket npm rea-agents. Nama repo yang mirip atau README salinan bukan bukti keaslian.

Sebelum install, cek empat hal ini:

  1. Pastikan URL repo adalah github.com/morluto/rea, bukan nama pengguna lain.
  2. Pastikan perintah install memakai paket npm rea-agents.
  3. Pastikan versi Node.js memenuhi syarat yang sudah dijelaskan di bagian setup di atas.
  4. Ingat bahwa setup membackup konfigurasi lama dan agen perlu di-restart setelahnya.
Diagram checklist sebelum install REA: cek URL repo morluto/rea, paket npm rea-agents, versi Node.js, dan restart agen setelah setup
Empat hal yang dicek sebelum install: URL repo resmi, paket npm yang benar, versi Node.js, dan restart agen setelah setup.

Kalau kamu menjalankan agen AI secara lokal, misalnya Hermes lewat 9Router, REA juga bisa dipadukan dengan agen tersebut selama agennya mendukung MCP. Panduan memasangnya ada di cara install Hermes dan 9Router.

Langkah Berikutnya

Kalau kamu baru pertama kali mendengar REA, urutan belajarnya adalah sebagai berikut. Pertama, baca apa itu REA untuk memahami konsep dan batasannya. Kedua, ikuti panduan install REA dan coba study case JavaScript di sana. Ketiga, kunjungi repo resmi morluto/rea dan rea.tools untuk dokumentasi terbaru.

REA paling berguna saat kamu punya satu fitur spesifik yang ingin dipahami. Tentukan dulu fitur itu, siapkan aplikasinya dalam kondisi berjalan, lalu ajukan pertanyaan yang spesifik ke agen. Dari situ, MCP dan skill REA yang akan mengurus sisanya.

Catatan: artikel ini disusun berdasarkan dokumentasi resmi REA di repo morluto/rea, rea.tools, dan paket npm rea-agents. Semua angka dan fakta dicatat dengan tanggal pemeriksaan 3 November 2026. Artikel ini adalah panduan berdasarkan dokumentasi resmi, bukan review dari hasil pengujian langsung.

Referensi