Pembeli sekarang makin jarang membawa uang tunai. Mereka membuka dompet digital atau mobile banking, memindai kode, lalu selesai.
Kalau kamu jualan online dan masih mengandalkan transfer manual, sebagian calon pembeli bisa mundur di tengah jalan karena proses bayarnya terasa ribet. Cara daftar QRIS untuk jualan online adalah jawaban paling praktis untuk masalah ini. Satu kode QRIS bisa menerima pembayaran dari hampir semua aplikasi bayar yang dipakai pembeli di Indonesia.
Artikel ini membahas semuanya dari sisi penjual online. Kamu akan tahu dokumen apa yang perlu disiapkan, daftar di mana, berapa biayanya, dan bagaimana cara memakai QRIS kalau kamu tidak punya toko fisik. Semua langkah di sini bisa dilakukan dari HP.
Apa itu QRIS dan kenapa penjual online butuh
QRIS adalah singkatan dari Quick Response Code Indonesian Standard. Ini adalah standar kode QR pembayaran yang dikembangkan Bank Indonesia bersama Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI). Dengan satu kode QRIS, pembeli bisa membayar memakai dompet digital atau mobile banking apa pun yang mendukung QRIS. Penjual tidak perlu memasang banyak kode dari banyak aplikasi.
Bedanya dengan transfer bank biasa ada di dua hal. Pertama, pembeli tidak perlu mengetik nomor rekening dan nama bank tujuan. Mereka cukup memindai kode, memeriksa nama dan nominal, lalu mengonfirmasi. Kedua, penjual tidak perlu mengecek mutasi satu per satu untuk mencocokkan pembayaran. Setiap pembayaran masuk tercatat atas nama usahamu dan bisa dicek dari riwayat transaksi penyedia QRIS yang kamu pakai.
Skala pemakaiannya sudah besar. Bank Indonesia mencatat QRIS dipakai 70,6 juta pengguna dan diterima 49,4 juta merchant per kuartal III 2026, diumumkan pada 21 Oktober 2026. Artinya, sebagian besar pembeli online di Indonesia sudah terbiasa membayar dengan cara ini. Buat penjual online, QRIS bukan lagi fitur tambahan. Ia sudah jadi cara bayar yang diharapkan pembeli.
Syarat dan dokumen yang perlu disiapkan
Sebelum mengikuti cara daftar QRIS untuk jualan online, siapkan dulu dokumen dan datanya supaya prosesnya tidak bolak-balik. Daftar berikut adalah dokumen yang umumnya diminta penyedia QRIS. Rinciannya bisa berbeda antar penyedia, jadi anggap daftar ini sebagai persiapan awal, bukan daftar final.
- KTP pemilik usaha yang masih berlaku.
- Nomor HP dan alamat email aktif untuk verifikasi dan notifikasi transaksi.
- Nama usaha, alamat usaha, dan jenis usaha yang dijalankan.
- Nomor rekening bank untuk pencairan dana hasil penjualan.
- Foto tempat usaha atau foto produk yang dijual, bila diminta penyedia.
- NPWP, bila diminta penyedia. Untuk usaha perorangan, NPWP tidak selalu wajib.
Untuk penjual online yang jualan dari rumah, alamat usaha bisa memakai alamat rumah tempat kamu beroperasi. Foto tempat usaha biasanya diganti dengan foto produk atau foto area kerja, tergantung permintaan penyedia. Yang penting, data yang kamu isi konsisten. Nama di KTP, nama rekening, dan nama usaha sebaiknya tidak saling bertentangan supaya verifikasi tidak tertahan.
Pilih tempat daftar: bank atau dompet digital
Dalam cara daftar QRIS untuk jualan online, langkah pertama adalah memilih Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) yang berizin Bank Indonesia. PJP ini bisa berupa bank atau perusahaan non-bank seperti penerbit dompet digital dan aplikasi kasir. Pendaftaran umumnya gratis dan sebagian besar bisa dilakukan online dari HP. Yang berbeda adalah cara daftarnya, fitur tambahannya, dan biaya pencairan dananya.
| Jalur pendaftaran | Cara daftar | Cocok untuk | Yang perlu dicek |
|---|---|---|---|
| Aplikasi bank | Lewat mobile banking atau kantor cabang bank tempat kamu sudah punya rekening | Penjual yang sudah nyaman dengan satu bank dan ingin dana langsung masuk rekening itu | Apakah pendaftaran bisa penuh online atau harus datang ke cabang |
| Aplikasi merchant dompet digital | Lewat aplikasi merchant seperti GoPay Merchant atau fitur bisnis di aplikasi DANA | Penjual online yang sudah menerima pembayaran dari dompet digital dan mau proses cepat dari HP | Jadwal pencairan dana ke rekening dan biaya pencairannya |
| Aplikasi kasir atau POS | Lewat aplikasi kasir digital yang menyediakan QRIS merchant | Penjual yang sekalian butuh pencatatan penjualan dan stok | Apakah ada biaya langganan aplikasi di luar QRIS |
Sebelum memilih, pastikan nama penyedia tercantum di daftar lembaga berizin pada situs resmi Bank Indonesia, bi.go.id, dengan filter kategori QRIS. Ini penting karena pendaftaran QRIS melibatkan KTP dan rekeningmu. Jangan mendaftar lewat tautan yang dikirim orang tidak dikenal, dan jangan pernah menyerahkan kode OTP kepada siapa pun dengan alasan pendaftaran QRIS.
Cara daftar QRIS untuk jualan online langkah demi langkah
Alur umumnya sama di hampir semua penyedia. Yang berbeda hanya nama menu dan tampilan aplikasinya. Berikut enam langkah yang perlu kamu lewati, dari memilih penyedia sampai kode QRIS aktif dan siap dipakai.

1. Pilih penyedia QRIS berizin BI
Tentukan dulu jalur yang paling mudah buatmu. Kalau kamu sudah punya rekening dan mobile banking aktif, jalur bank biasanya paling cepat karena datamu sebagian sudah ada di bank. Kalau kamu lebih sering menerima pembayaran lewat dompet digital, aplikasi merchant dompet digital bisa jadi pilihan karena pendaftarannya memang dirancang dari HP.
2. Siapkan KTP dan data usaha
Kumpulkan dokumen dari daftar di atas sebelum membuka formulir. Foto KTP harus jelas, tidak buram, dan tidak terpotong. Siapkan juga nama usaha yang akan tampil di layar pembeli saat mereka memindai kode. Nama ini yang akan pembeli lihat, jadi pakai nama yang sama dengan nama jualanmu di WhatsApp atau media sosial.
3. Isi formulir di aplikasi atau website penyedia
Buka halaman atau aplikasi pendaftaran merchant dari penyedia yang kamu pilih. Isi data pemilik dan data usaha dengan benar, lalu unggah dokumen yang diminta. Periksa kembali nomor rekening dan nomor HP sebelum mengirim. Kesalahan satu digit di nomor rekening bisa membuat pencairan dana tertahan.
4. Unggah dokumen dan kirim pendaftaran
Unggah foto KTP dan dokumen pendukung lain sesuai permintaan. Pastikan foto tidak buram dan semua sudut dokumen terlihat. Setelah formulir terkirim, kamu biasanya menerima nomor pengajuan atau notifikasi untuk memantau status verifikasi dari aplikasi atau email.
5. Tunggu verifikasi
Penyedia akan memeriksa data dan dokumenmu sebelum menerbitkan kode QRIS. Lama verifikasi berbeda-beda antar penyedia dan tergantung kelengkapan data. Bila data lengkap, prosesnya umumnya selesai dalam hitungan hari kerja. Kalau ada dokumen yang ditolak, penyedia biasanya memberi tahu bagian mana yang perlu diperbaiki.
6. Terima kode QRIS dan uji pembayaran kecil
Setelah disetujui, kamu akan menerima Merchant ID dan kode QRIS milik usahamu. Sebelum dipakai melayani pembeli, lakukan uji pembayaran kecil. Minta orang terdekat memindai kode dan membayar nominal kecil, lalu periksa apakah dana masuk dan notifikasinya muncul. Uji ini penting supaya kamu tahu alurnya berjalan sebelum pembeli sungguhan menggunakannya.
Berapa biaya QRIS: MDR 0% dan biaya lain yang perlu dicek
Biaya utama QRIS adalah Merchant Discount Rate (MDR), yaitu potongan per transaksi yang ditanggung merchant. Pendaftaran QRIS umumnya gratis dan banyak penyedia tidak menarik biaya bulanan. Tapi MDR tetap ada untuk transaksi di atas batas tertentu, jadi pahami tarifnya sebelum memakai QRIS untuk jualan.
Bank Indonesia memperluas kebijakan MDR QRIS 0% yang berlaku efektif mulai 1 Oktober 2026. Kebijakan ini diumumkan BI bersama ASPI pada 17 Agustus 2026. Berikut tarif MDR QRIS yang berlaku per 1 Oktober 2026. Perluasan MDR 0% mengikuti Siaran Pers BI No.28/159/DKom, sedangkan tarif 0,3% dan 0,7% adalah tarif standar BI yang berlaku di atas batas 0%.

| Kategori merchant | Nilai transaksi | MDR |
|---|---|---|
| Usaha mikro | Sampai Rp500.000 | 0% |
| Usaha mikro | Di atas Rp500.000 | 0,3% |
| Kecil, menengah, besar | Sampai Rp100.000 | 0% |
| Kecil, menengah, besar | Di atas Rp100.000 | 0,7% |
Satu aturan yang tidak boleh dilanggar adalah MDR tidak boleh dibebankan ke pembeli. Kalau ada potongan, itu mengurangi uang yang kamu terima, bukan menambah harga yang dibayar pembeli. Jangan menaikkan harga khusus untuk pembeli yang bayar QRIS dengan alasan menutup MDR.
Supaya terasa nyata, berikut contoh hitungan dari tarif resmi di atas. Transaksi Rp50.000 tidak kena MDR untuk semua kategori, jadi kamu menerima penuh Rp50.000.
Transaksi Rp150.000 untuk kategori kecil, menengah, atau besar kena MDR 0,7%, yaitu Rp1.050, sehingga kamu menerima Rp148.950. Transaksi Rp600.000 untuk usaha mikro kena MDR 0,3%, yaitu Rp1.800, sehingga kamu menerima Rp598.200. Angka-angka ini adalah hitungan ilustratif dari tarif resmi, bukan angka dari transaksi sungguhan.
Selain MDR, tanyakan juga biaya lain sebelum menyetujui layanan. Beberapa penyedia menerapkan biaya pencairan dana ke rekening, biaya layanan aplikasi kasir, atau biaya perangkat tambahan. Kebijakan tarif dapat berubah sesuai peraturan Bank Indonesia, jadi cek ulang tarif terbaru di situs resmi BI atau aplikasi penyediamu secara berkala.
Cara memakai QRIS untuk jualan online
QRIS tidak hanya untuk toko yang punya kasir. Penjual online bisa memakainya sepenuhnya dari HP. Kuncinya adalah menaruh kode di tempat pembeli sudah berada, yaitu di chat dan di profil jualanmu.
Pasang di katalog WhatsApp dan chat pembeli
Kalau kamu jualan lewat WhatsApp, katalog adalah etalase utamamu. Cantumkan keterangan bahwa pembayaran bisa lewat QRIS di deskripsi katalog atau di pesan sapaan. Saat pembeli sudah setuju dengan harga, kirim kode QRIS di chat yang sama. Pembeli memindai, membayar, lalu mengirim bukti pembayaran. Setelah itu kamu memproses pesanan.

Alur chat yang rapi membantu pembeli tidak bingung. Contoh sederhananya, pembeli bertanya harga, kamu menjawab harga dan ongkir, pembeli setuju, kamu mengirim kode QRIS, pembeli membayar dan mengirim bukti bayar, kamu mengonfirmasi dan mengirim pesanan. Alur seperti ini bisa kamu jadikan template balasan supaya setiap pembeli mendapat penjelasan yang sama. Panduan menyusun katalog dan balasan chat yang rapi bisa kamu baca di artikel cara membuat katalog WhatsApp Business dan cara membalas chat calon pembeli.
Tampilkan di link bio dan media sosial
Buat pembeli yang datang dari Instagram atau TikTok, kode QRIS bisa ditaruh di halaman link bio. Kamu tidak perlu menampilkan kode QRIS di setiap postingan. Cukup cantumkan di halaman yang sama dengan link WhatsApp dan katalog, dengan keterangan singkat bahwa pembayaran tersedia lewat QRIS. Pembeli yang sudah memutuskan beli akan menghubungimu lewat chat, dan kode QRIS dikirim di sana.
Cara lain adalah menyimpan gambar kode QRIS di galeri HP dan mengirimkannya setiap kali ada pesanan. Cara ini praktis, tapi pastikan gambar yang kamu kirim adalah kode QRIS usahamu yang benar. Jangan sampai tertukar dengan kode milik orang lain, apalagi kalau kamu memakai beberapa rekening.
Pakai QRIS dinamis untuk nominal yang pas
Ada dua jenis kode QRIS yang perlu kamu kenal. QRIS statis adalah satu kode yang sama untuk semua transaksi. Pembeli memindai lalu mengetik nominal sendiri. Kode ini cocok dipajang di katalog, bio, atau etalase karena tidak berubah.
QRIS dinamis adalah kode yang dibuat baru untuk satu transaksi, dengan nominal yang sudah terisi. Kode ini cocok dikirim di chat untuk satu pesanan karena pembeli tinggal memindai dan mengonfirmasi tanpa mengetik nominal. Risikonya salah ketik nominal jadi hilang, dan kamu lebih mudah mencocokkan pembayaran dengan pesanan tertentu. Tidak semua penyedia menyediakan fitur pembuatan kode dinamis dari aplikasi, jadi cek dulu di penyedia yang kamu pakai.

5 kesalahan yang bikin QRIS bermasalah
Sebagian besar masalah QRIS bukan berasal dari teknologinya, melainkan dari cara memakainya. Berikut lima kesalahan yang paling sering terjadi dan cara memperbaikinya.
1. Memakai QRIS pribadi untuk jualan. Kode QRIS dari akun dompet digital pribadi berbeda dengan QRIS merchant. Dana dari QRIS merchant masuk ke rekening usaha dan tercatat sebagai transaksi jualan.
Kalau kamu memakai kode pribadi, pencatatan penjualan jadi berantakan dan dana tercampur dengan uang pribadi. Solusinya, daftar QRIS merchant atas nama usahamu.
2. Membebankan MDR ke pembeli. Sebagian penjual menaikkan harga atau menambah biaya admin khusus untuk pembayaran QRIS. Ini tidak sesuai aturan karena MDR ditanggung merchant. Kalau potongan MDR terasa berat, hitung ulang harga jualmu secara keseluruhan. Panduan menghitung harga jual ada di artikel cara menghitung harga jual produk.
3. Tidak pernah menguji kode sebelum dipakai. Kode yang belum diuji bisa ternyata belum aktif atau tertaut ke rekening yang salah. Pembeli yang gagal bayar biasanya tidak memberi tahu, mereka langsung pergi. Lakukan uji pembayaran kecil setiap kali kamu menerima kode baru atau mengganti penyedia.
4. Mengirim kode QRIS tanpa keterangan nominal. Kalau kamu memakai QRIS statis, pembeli harus mengetik nominal sendiri. Selalu sertakan nominal yang harus dibayar di pesan yang sama dengan kode. Tanpa keterangan ini, pembeli bisa salah ketik dan kamu harus mengejar selisihnya.
5. Tidak menyimpan bukti dan riwayat transaksi. Bukti pembayaran dari pembeli dan riwayat transaksi di aplikasi penyedia adalah catatan keuanganmu. Simpan keduanya, terutama untuk pesanan yang bermasalah. Kalau kamu jualan di marketplace juga, bandingkan biaya kanal ini dengan biaya admin marketplace yang dibahas di artikel biaya admin Shopee dan TikTok Shop 2026.
Checklist sebelum menerima pembayaran pertama
Sebelum mengumumkan ke pembeli bahwa kamu menerima QRIS, periksa daftar ini.
- Kode QRIS sudah diuji dengan pembayaran kecil dan dana masuk ke rekening yang benar.
- Nama usaha yang muncul saat kode dipindai sudah sesuai dengan nama jualanmu.
- Kamu tahu cara mengecek riwayat transaksi di aplikasi penyedia.
- Kamu tahu tarif MDR yang berlaku untuk kategorimu dan sudah menghitung pengaruhnya ke harga jual.
- Template pesan pengiriman kode QRIS sudah disiapkan, lengkap dengan nominal dan batas waktu pembayaran bila perlu.
- Kamu tahu cara meminta bantuan ke penyedia bila ada pembayaran yang tidak masuk.
Langkah berikutnya setelah QRIS aktif
QRIS yang aktif baru setengah dari sistem jualan yang rapi. Setelah pembayaran beres, pembeli menunggu pesanan dikirim dan penjual menunggu pencatatan yang tidak berantakan. Setelah menyelesaikan cara daftar QRIS untuk jualan online, dua hal yang sebaiknya kamu rapikan berikutnya adalah pencatatan order dan pencairan dana.
Untuk pencatatan order, formulir order sederhana bisa menggantikan chat yang berserakan. Kamu bisa membaca panduan cara membuat formulir order Google Forms dan menambahkan kolom metode pembayaran QRIS di dalamnya. Untuk kanal chat, link WhatsApp yang mengarah langsung ke chat dengan pesan pembuka membuat pembeli lebih cepat sampai ke tahap pembayaran.
Kalau kamu menjual produk sebagai affiliator, QRIS tidak menggantikan link affiliate. Komisi affiliate tetap tercatat lewat link yang diklik pembeli di marketplace, bukan lewat pembayaran yang kamu terima. QRIS relevan ketika kamu menjual produk sendiri atau menerima pembayaran langsung dari pembeli. Pahami dulu peran masing-masing kanal supaya tidak salah menaruh harapan pada satu alat bayar saja.
Sumber
- Bank Indonesia, Siaran Pers No.28/159/DKom, 17 Agustus 2026, tentang perluasan kebijakan MDR QRIS 0% efektif 1 Oktober 2026. bi.go.id
- Konferensi pers hasil RDG Bank Indonesia, 21 Oktober 2026 (data kuartal III 2026): QRIS dipakai 70,6 juta pengguna dan diterima 49,4 juta merchant. movetoday.id
- Telkomsel: cara membuat QRIS sendiri untuk pengusaha UMKM. telkomsel.com
- Mojok.co: cara membuat QRIS UMKM, syarat, langkah, dan biaya. mojok.co
- Seremonia.id: cara daftar QRIS usaha kecil lewat PJP resmi 2026. seremonia.id

